Portal berita terkini artis ternama

Film “Kartini” Tayang 2016 Dengan Pemeran Dian Sastro

Introduction

admin

admin


LATEST POSTS

PESTA BRIDAL SHOWER PUTRI TITIAN & JUNIOR, CANTIK SERBA PUTIH! 08th May, 2016

Arti Lagu “Love Yourself” Justin Bieber 07th May, 2016

Hiburan

Film “Kartini” Tayang 2016 Dengan Pemeran Dian Sastro

Posted on .

Pada tahun 2016 ini, ada dua film tentang Kartini yang akan ditayangkan di bioskop Indonesia. Kartini versi Dian Sastrowardoyo dan Kartini versi Rania Putri Sari. Kartini versi Dian Sastro mengangkat penuh sejarah Kartini yang berasal dari penuturan keluarganya. Sedangkan Kartini versi Rania Putri Sari merupakan cerita fiksi yang menitikberatkan pada sosok pengantar surat, alih-alih Kartini.

Dian Sastro dengan foto sang Pahlawan Emansipasi wanita

Versi Rania merupakan hasil imajinasi liar terhadap sejarah tentang surat-surat Kartini. Surat yang dikirimkan kepada sahabatnya di Eropa yang pada akhirnya dibukukan oleh J.H Abendanon dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Rasa ingin tahu pembuat film terhadap sosok pengantar surat Kartini, mengantarkannya kepada pembuatan film Surat Cinta Untuk Kartini.

 

Versi Dian sendiri akan memperlihatkan sosok Kartini menurut keluarganya. Sosok yang kreatif, pemimpin, marketer handal, dan pemikir. Semoga filmnya ini tak melenceng seperti film Kartini Sumandjaja. Kenapa bisa begitu? Karena versi Dian ini digawangi oleh Hanung Bramantyo yang kontroversial dalam menafsirkan sosok Ir. Soekarno.

 

Film Kartini digadang-gadang akan ditonton banyak orang karena makin maraknya penyuka film biopik. Karena hal tersebut, kedua film Kartini dapat mendulang omset yang besar. Namun, bisa juga dua-duanya tak mendulang omset yang besar dan atau salah satunya saja.

 

Ada pun faktor minus dari Surat Cinta Untuk Kartini adalah isi tak sesuai judul. Ini terjadi karena ceritanya lebih menitikberatkan pada si pembawa surat, alih-alih Kartininya sendiri. Faktor plusnya film ini merupakan film yang tak serius karena ceritanya fiksi dan pastinya diset khusus sesuai selera masyarakat Indonesia. Faktor plus lainnya adalah tanggal rilis yang tepat di bulan April.

 

Faktor minus dari Kartini adalah citra buruk Hanung yang merusak image ketokohan seorang pahlawan. Orang yang tak menyukai bagaimana Hanung merepresentasikan Soekarno, pastinya enggan menonton filmnya lagi. Faktor minus lainnya adalah waktu tayang yang diundur sehingga tak bisa dirilis April 2016. Boleh dikatakan ketika film ini dirilis momennya sudah lewat. Film ini haruslah benar-benar outstanding untuk dapat menghadirkan banyak penonton.

 

Faktor plusnya adalah kehadiran Dian Sastro dan Acha Septriasa dalam film ini. Keduanya merupakan artis yang cukup mempunyai nama di Indonesia. Faktor plus lainnya, film ini didukung oleh pihak keluarga Kartini untuk menceritakan sosok Kartini secara akurat.

 

Semoga kedua film Kartini ini sukses ya….

admin

admin

You Might Also Like

Navigation
%d bloggers like this: